Insiprasi_Berbagi, (30/09), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung menggeber rangkaian kegiatan mitigasi bencana berbasis masyarakat melalui Gladi dan Simulasi Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi yang dipusatkan di Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan. Rangkaian kegiatan krusial ini berlangsung secara maraton selama dua hari, yakni pada 29 hingga 30 September 2026, guna memperkuat kesiapsiagaan warga dalam menghadapi potensi ancaman bencana.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Selasa, 29 September 2026, dengan agenda gladi simulasi. Pada hari pertama ini, PMI mengerahkan 2 orang staf dan 2 orang relawan dengan dukungan 1 unit mobil APV. Dalam giat gladi tersebut, tim PMI berperan aktif sebagai narasumber terkait teknik evakuasi dan pertolongan pertama, sekaligus bertindak sebagai pengarah simulasi yang diikuti dengan antusias oleh sekitar 30 orang peserta dari unsur masyarakat setempat.
Memasuki hari kedua pada Rabu, 30 September 2026, eskalasi latihan ditingkatkan melalui puncak Pelaksanaan Simulasi Tanggap Darurat Bencana. Kekuatan personel PMI ditambah menjadi 4 orang staf dan 5 orang relawan dengan dukungan sarana prasarana yang lebih lengkap, yakni 1 unit mobil ambulans dan 1 unit mobil APV. Dalam simulasi utama ini, tim PMI memegang kendali penuh yang meliputi penyediaan ambulans beserta tim medis, penerjunan tim pertolongan pertama, serta pengarahan tim evakuasi dan penanganan darurat di lapangan.
Jalannya simulasi ini juga mendapat perhatian serius serta peninjauan langsung melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) oleh jajaran pimpinan PMI Kabupaten Bandung. Terpantau hadir langsung di lokasi kegiatan yakni Ketua PMI Kabupaten Bandung, Sekretaris PMI, serta Pengurus Bidang Penanggulangan Bencana (PB) untuk memastikan kesiapan operasional berjalan optimal. Sebagai wujud nyata keberlanjutan program mitigasi dan penguatan kapasitas lokal, rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan logistik dan sarana pendukung darurat. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Bandung kepada perwakilan wilayah berupa 1 unit tandu dan 2 unit kotak P3K untuk Desa Banjarsari, serta 2 unit kotak P3K untuk Desa Margamukti. Melalui sinergi antara relawan, pengurus, dan partisipasi aktif masyarakat ini, PMI Kabupaten Bandung berharap tingkat kesadaran, kesiapsiagaan, serta ketangguhan warga Kecamatan Pangalengan dalam menghadapi potensi ancaman bencana gempa bumi dapat semakin kokoh dan teruji.